.

Sunday, August 11, 2019

Kisah Sukses : Bisnis Daur Ulang Kain Goni Dokter Gigi Jadi Pengusaha

Profil Pengusaha Madya P. Andang


 Kisah dokter gigi jadi pengusaha UKM maju Kisah Sukses :  Bisnis Daur Ulang Kain Goni Dokter Gigi Makara Pengusaha

Kisah dokter gigi jadi pengusaha UKM maju. Inilah cerita perempuan berjulukan Madya P. Andang. Yang mana tidak takut jadi pengusaha. Untung puluhan juga bermodal uang Rp.1 juta. Tanpa perlu melepas status bisnis daur ulang kain goni inspiratif.

Bermodal satu juta menghasilkan barang daur ulang. Harga jual produk Madya hingga ratusan ribu. Ini berkat ketrampilan mengolah limbah. Doketer gigi jadi pengusaha sukses siapa takut. Ia meraup rupiah dengan daur ulang kain goni menjadi aneka macam bentuk kerjianan, salah satunya tas.

Bisnis daur ulang CV. Regi's Indonesia, cukup mengambil konsep ramah lingkungan. Sesuai dengan jadwal Go Green pemerintah, menyerupai yang dijelaskannya kepada pewarta VIVAnews di bazar Jakcraft 2013.

Ia menuturkan bahwa karung goni memang dipandang sebelah mata.  Kain ini biasa dipakai orang untuk karung buah, karung beras, bahkan menjadi bantalan kaki. Oleh alasannya yaitu itu, Madya pun berinisiatif menciptakan karya seni dari limbah ini.

Cara Pengusaha Daur Ulang Kain Goni


"Saya ingin mengangkat kain goni menjadi suatu produk yang unik. Kain goni ini tidak banyak menjadi perhatian," ungkapnya.

Pada tahun 2011 lah, ia memulai bisnis ini dengan sekala rumahan saja. Dia mengaku modalnya tidak besar. Tidak perlu mengeluarkan kocek dalam- dalam. Bahan baku kain goni murah seharga Rp6.000 hingga Rp10.000 per- lembar.

Ditambah dengan alat- alat produksi berupa jarum jahit, benang, dan lem tembak. Ada juga materi tambahan, yaitu kain perca menyerupai kain jins. Berinvestasi hanya pada alat- alat spesifik tidak hingga Rp.1 juta. Fokus dokter gigi jadi pengusaha ini menciptakan produk ramah lingkungan.

Modal itu dipakai berupa kerajinan tas, gantungan jilbab, bantalan kaki, bros, dan tempat tisu. Harganya pun bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. "Kalau bros, harganya Rp10.000. Kalau tas, ada yang harganya Rp50.000 hingga Rp500.000," paparnya.

Dia berhasil meraup untung hingga puluhan juta per- bulan dari bisnis barunya ini. Omzet per- bulannya ada mencapai Rp8 juta hingga Rp25 juta.

Tutorial Daur Ulang Kain Goni

Madya menjelaskan mula- mula kain goni dibersihkan, direndam semalaman, kemudian dicuci. Kemudian direbus dengan api kecil.

"Lalu, diberi cairan desinfektan untuk menghilangkan bakteri," ujarnya.

Setelah itu kain tersebut dijemur hingga kering, disetrika, kemudian dipotong sesuai rujukan diinginkan. Prosesnya itu cukup memakan waktu cuma dua hari. Dari mengerjakan semua sendiri, kini, ia meminta kain goni eksklusif dibersihkan oleh suplier dari Jember.

Meskipun begitu ia tetap mencucinya kembali supaya bersih. Sekali produksi, lanjut ibu beranak dua ini, setidaknya membutuhkan sepuluh lembar kain goni. Dari sepuluh lembar itu, sanggup tercipta lah sekitar empat puluh item.

Seluruh proses dikerjakan di kediamananya di tempat Tanjung Barat, Jakarta. Madya tidak sendirian, dibantu oleh tujuh orang karyawan tuna rungu. Sebenarnya tidak ada hambatan berarti. Tentang komunikasi dengan karyawan cukup dengan arahan tangan.

Wanita lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga ini, mengungkapkan masih membutuhkan kemudahan untuk bisnisnya utamanya dalam memasarkan produknya. Kesulitan dari bisnisnya yaitu ia belum mempunyai galeri sendiri.

Dia berharap ada yang mau meminjamkan galeri seni. "Saya belum punya galeri. Show room ada di rumah," ia menambahkan.

Usaha CV. Regi's Indonesia telah menembus pasar luar negeri. Akhir- simpulan ini, produknya telah dipromosikan hingga ke China dan Dubai oleh Dinas Perdagangan DKI Jakarta. Ia juga mendapatkan pesanan kerajinan tangan, baik untuk pribadi maupun suvenir.

Jika berminat, pembaca sanggup berkunjung ke show room-nya yang berada di Tanjung Barat Selatan Kav. 16 A No. 12 A, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, atau sanggup mengontaknya eksklusif lewat andangp6@gmail.com.

"Kalau bros, minimal pesan 300 item. Tas mukena minimal dua kodi. Ya, tetapi, bekerjsama tergantung item sih, asalkan ongkos kirim ditanggung pembeli," kata dia.

Kisah Sukses : Bisnis Daur Ulang Kain Goni Dokter Gigi Jadi Pengusaha Rating: 4.5 Diposkan Oleh: AgentX

0 komentar:

Post a Comment

Search This Blog

Labels